Back to
Homepage
 

Siblinghood

It is really impossible to cover all the childhoodstories being told amongst the Thio&Tan-children.
A slection of 3 was made.



                       Story 1 
   
                            
Semua saudara2 yg kekasih.
Rami sekali membacain pengalaman2 sdr2 satu persatu yg mana membuat kita semua mengingat
kan masa waktu kecil2.Dan juga membuat hubungan kita semakin erat.Ciek,saya juga senang
kalau dapat e-mail dari sdr2,karena rasanya rami kalau sdr2 kita mengesahkan pengalaman
mereka dimasa kecil.Memang saya merasakan kerukunan kita2 bersaudara,adalah pertama
berkat Tuhan,karena orang tua kita rajin mendoakan anak2nya.Juga disamping itu pendidikan
dari orang tua terutama dari mamah yg mana banyak melimpahkan cinta kasihnya untuk
semua anak2nya.Tahukah ciek,apakah rahasianya batis yg dahulu banyak kunatnya seka
rang menjadi mulus,itu adalah anugrah dari Tuhan pula.Saya kira yg Elsie maksudkan dg
nickname adalah nama panggilan yg positip atau nama timangan.Iya kan Elsie?Kalau seingat
saya yg mempunyai nama timangan dari kita semua adalah anak2 mamah yg lama menjadi
bungsu.Seperti si SoLie,4 thn jadi bungsu,nama timangannya tanculie.Si Hokkian 6 thn jadi
bungsu nama timangannya Oktan nak tar,dan si Elsie seumur hidup jadi bungsu,nama timangan
nya Ecemine.Nama panggilan atau ejekan yg negatif,biarlah kita boleh lupakan atau buang ke
dalam laut yg dalaaaaaam,biar tidak timbul2 lagi.Saya yakin bahwa semua sdr2 setuju dalam
hal ini.Ciek,usul taciek saya setuju,misalnya dng melaporkanberapa jumlah sdr2/keluarga yg
dari luar negeri,itu sangat perlu dng tempat penginapan dll dll.Memang liburan kami2 yg masih
bekerja terbatas.Oleh karena itu waktu yg singkat,benar2 kita manfaatkan untuk kumpul2 ber
sama,rami2 bepander,bakesah macam2,bepergian selalu bersama sama ketempat2 yg indah
maupun tempat2 nostalgi,misalnya Bondowoso.Saya ingin lihat rumah tempat kita tinggal,yg
sekarang sudah berubah menjadi rumah bagus alias bukan gubuk lagi,kalinya yg dahulu rasa
nya luas sekali,bejejer jamban2 dari bambu dan berdinding gedek,yg mana sering berguguran
kuning2 dari atas jamban,limbah hitu rami dimakanin oleh itik2 dan ayam2.Saya ingat satu kali
baberak,datang bebek menikmatinya,e e e tahunya setelah habis,bebek itu menjinakin keatas
pikirnya aku masih lapar .Lalu saya siram bebek itu.Tentu sdr2 semuanya masih ingat bukan
bagaimana indahnya kamar mandi dan jamban kita,yg mana lantainya dari kayu,dindingnya DARI
gedek dan karena lantainya tiap hari basah,maka kayunya cepat jabuk,sampai pada suatu hari
sedang papah mandi,maka lantainya patah dan papah jatuh kebawah,sampai batis papah luka2
bedarah.Sungguh kejam majelis2 gereja di Bondowoso.Karena dahulu papah dan mamah kita
banyak menderita,maka sekarang semua anak2 mendapat berkat dari Tuhan.Tuhan itu maha
adi dan maha baik.Pernah pula waktu ada rapat majelis di gereja,tempat kita tinggal,setelah
selesai rapat,mereka makan kacan lang bekulit.Kulitnya di buang begitu saja di lantai.Kalau
mereka pulang,mamah kita lang menyapuin lantainya.Sedangkan kita2 dididik mamah harus
bersih dan rapi.Satu kali waktu mereka rapat dan mehamburkan kulit kacang di lantai.
maka tiba2 ada sapu meluncur dari balik tenda,yaitu tenda yg membatasi kamar tidur dng
gereja.Waktu majelis gereja melihat sesapu yg ajaib itu,mereka marah dan bilang sama papah
boksu, itu anak harus diajar.Ngkoh sudah jekel sekali melihat tingkah laku mereka.Tentu ngkoh
masih ingat.Cerita waktu di Ambon.Papah pergi ke pasar menukar ikan tongkol,dng naik sepe
da.Papah suka sekali makan ikan,ingat ngak Elsie dan Hokkian.Papah bulik dng membawa
seekor ikan tongkol lang ganal.Waktu itu Ciek Solie lang membukain lawang.Ciek Solie
bilang,lho pah mana sepeda papah,waktu itu papah bulik jalan kaki.Waktu papah mendengar
pertanyaan ciek So lie itu,lakas2 ikan tongkol papah julung,lalu papah bukah menuju pasar.
Papah lupa sangking senangnya dapat ikan tongkol.Lagi2 cerita mengenai papah.Waktu itu
dekat hari Natal,ciek So Lie begawi di Toko ABC.Nyonya ABC beangkat dengasanak lawan
papah.Ia jadi majelis gereja.Karena ia sugih,ia ingin menyumbangkan sebuah pahon terang
untuk gereja dng harapan ia di puji2,karena pohon terangnya bagus.Pohon terang dihias bu
kan digereja,tetapi di rumahnya.Setelah selesai di suruhnya seorang pegawainya membawa
ke gereja.Dia bilang sama Ciek So Lie.Tentu orang kagum kalu melihat pohon terang pem
beriaannya.Sampai digereja si Hokkian kepingin melihat keindahan pohon terang,lalu ia nya
lakan,dan apakah yg terjadi?Pohon terang tersebut terbakar sampai habis,apalagi saljunya
dari kapas,jadi terbakarnya cepat sekali.Papah dan si Hokkian tekajut,karena papah orang
nya gugupan,papah lari meambil banyu,handak menyiram api ,kemudian papah tegugur.
Kemudian nyonya ABC menyalahkan si Hokkian.Padahal si Hokkian sebenarnya tidak sa
lah.Waktu orang yg membawa pohon terang kegereja,ada lampu2 yg pecah,sehingga
waktu stop kontaknya dipasang,direk terjadi kebakaran.Kasihan si Oktan nak tar,menerima
getahnya.Sehingga dng demikian nyonya ABC tidak mendapat pujian dari orang2.Tuhan ti
dak menghendaki hati yg sombong.Tentu si Hokkian ingat betul kejadian ini.
Sekarang bealih keusul taciek.Saya setuju yg mana taciek ingin membukukan cerita2kita
dan semua sdr2 akan mendapat sebuah buku untuk kenang2an.Sudah tentu kita rami befotoan.
Ciek,apa tidak kebanyakkan wadah2 yg handak di datangin,mengingat waktu liburan
kita2 yg sangat terbatas.Pusat reuni adalah Surabaya,Jln Bendul Merisi 42-44.
Kita rami2 ke Bondowoso yg terkenal dg tape manis nomor satu di dunia?????????
Saya juga kepingin melihat sekolahan yg pernah kami2 masukki,yaitu sekolah Dasar
dan SMPnya.Siapa tahu masih ada??????
Bagaimana kalau mulai sekarang kita menyusun badan pengurus Panitiya Reuni 2002?
Cobalah bagaimana sebaiknya pendapat2 semua saudara2 yg 9 orang?Saya/ciek So Lie
tunggu kabarnya.Mana cerita2 dari koh John,Canny dan si Hokkie,kok dian2 saja?
Mereka pasti juga banyak kesahnya, ecemine bilang yg jelek2nya dibagus2kan,iya
kan Elsie?Sampai lain kali akan bersambung lagi.
Salam dari kami berdua untuk saudara2 semua serta keluarga: So Lie alias Tanculie.


 
      


Story 2             
 Hi semuanya keluarga THIO dan cabang2nya,

Rupanya kita semua cara berpikirnya sejalan (maklum satu pabrik!).
Mengenai apa yang akan dilakukan terhadap "the remain of our parents"
itu terserah canie dan Koh BK. Yang lebih penting elsie rasa dalam reuni
ini adalah mengenang kembali arti hidup dari papah dan mamah (
Celebration of the life of Thio Kiong Djien and Tan So Lin).

Misalkan: menurut persepsi elsie (elsie's memory of papah): Papah
dedicated his life for the life of others. His congregation/community is
the soul of his life. Jadi untuk mengenang/menghidupi that principle, as
a group we can exercise activity such as : mengunjungi tempat orang
miskin/rumah yatim piatu dan memberi makan atau memberi dana untuk
yayasan itu membeli sesuatu yang dibutuhkan. saudara2 diIndonesia
mungkin lebih punya banyak ide2 yang lebih bagus dan bisa kita
laksanakan bersama2 (dengan konsiderasi:keuangan, waktu dan ideology).
Elsie selalu mengingat mamah kita sebagai mamah yang selalu memusatkan
110% perhatian dan tenaganya untuk kita semua. So in order to celebrate
that principle of her life, kita bersama2 memusatkan perhatian (sejenak)
diantara ke sembilan saudara2 kita, dan saling bertanya: apakah ada yang
kita bisa tolong-menolong ? (maap bahasa indonesia elsie sudah
kalang-kabut!). Tolong menolong bukan saja dalam unit rupiah/dollar,
tetapi yang lebih penting adalah perhatian/concern. Proses ini bisa kita
mulai sekarang melalui e-mail dan dimatangkan sewaktu kita bertemu
2002.  Sekali lagi ini cuma usul elsie dan saudara2 semuanya pasti lebih
banyak ide2 yang mungkin lebih bagus dan lebih praktis. misalkan: Canie
dan Koh BK bisa menulis pengalaman2 mereka dan bisa memberi ide2 untuk
kita semuanya.

Kita semua sangat beruntung karena banyak saudara2 yang sudah sekolah
tinggi2 dalam management, dan "kependetaan". Karena itu kita tidak perlu
mengimport orang luar (outside the family) untuk merayakan the most
meaningful celebration. I really suggest for this celebration, kita
khusus pake keluarga dalam liturgi/perayaan ini ( I strongly felt that
to add the meaning for the reunion we, the family should be the
celebrants ).

Kohlie, I do not have problem with kecoa anylonger here, because kecoa
do not live in cold climate, and if ever there are, they are very small
(sebesar lalat!) But you are still "my bestest brother:kacung keparat!"
(ps. Mamah never beat you up, she pretended only, or may be just slap
with her palm slowly on your back! I was the only one got beaten up -
once only- by papah, because I did not want to go to piano lesson with
Oma Pastora due to fear of her dogs!)

Kongah, your idea of inviting all of us to your mountain villa is warmly
and eagerly accepted and will be floated to all the family members for
discussion.

Tacie, your "dapoer tempoe doeloe" is already in the menu. How about
"belungka babi kecap?" elsie bisa bikin perkedel!!

Ci maya, "atas bukit yang jauh" that's the song. Kita harus nyanyikan.
Apa lagi lagu2 yang papah-mamah suka nyanyikan? elsie ingat mamah suka
menyanyi "Hatalasinta" mungkin kita bisa tuliskan kata2nya, supaya semua
bisa menyanikannya. Kalau nggak salah Cie Solie ada tapenya. Cie Solie
bisa nggak menuliskan nyanyian2 itu?                                         



                                    Story 3        
                               
Semua saudara2 ykks.
Baiklah kata si Hokkian,kita sekarang tidak membicarakan soal makan saja,tetapi usul Hokkian
ingin membicarakan rencana reuni thn.2002.Sudah tentu pikir Ciek Solie kian,mungkin lebih
baik kalian yg di Indonesia yaitu semua saudara2,keponakan2 semuanya akn ikut memikir
kannya.Badan pengurusnya saudara2 yg di Indonesia,dan saudara2 yg diluar akan menam
bah apa2 yg rasanya perlu,itupun kalau semuanya setuju.Ciek So Lie/Saya setuju saja,
karena kami tahu sdr2 yg ada di Indonesia lebih gampang mengaturnya,ataukah bagaimana
pendapat Maria dan Elsie,boleh diusulkan.Ciek Hanny dan Koh Biauw Koen sebagai tuan dan
nyonya rumah akan saya/ciek Lie usulkan sebagai ketua panitiyanya.Apalagi koh Biauw Koen
dalam hal ini banyak pengalamannya,iya kan koh Biauw Koen?.Koor,vocal group klarinet,piano
dll dll untuk turunan THIO atau THEOPHILUS atau istilahnya si ELSIE TAHI-PIULUS. banyak
yg berbakat.Ayo Bibhu,keluarkan kepandaianmu untuk klarinet dan Kung Fu,masih ada waktu
1 tahun lebih untuk latihan.Bagaimana usul sdr2 semuanya,siapa2 yg akan menjadi ketua Pa
nitiya,sekretarisnya,keuangan dan badan seksi2 yg lain,coba sebutkan nama2nya,kemudian
akan diadakan pemilihan umum.Memang reuninya akan lebih meriah kalau benar2 dipersiap
kan jauh2 waktu.Kita punya keponakan2 l8 orang ditambah dng beberapa pasangan masing2
bagaimana kalau mereka juga ikut mengambil bagian dng mengadakan atraksi2 yg menarik.
Kami menunggu pendapat saudara2 yg lain,mungkin ada usul2 yg lain yg lebih baik.
Sekarang saya/Ciek So Lie akan melanjutkan kenang2an masa dahulu.
Waktu di Surabaya,lagi2 si uncu belum turun ke dunia,si Oktan waktu itu mur ga un,dan
ciek Ong sayang sekali dng Oktan.Di gereja jl Johar,rancak lewak urang bejualan kueh
mankok dan si Oktan sering dibelikan cie Ong kueh tsb,maklumlah ciek Ong punya banyak
duit.Satu kali lewat lagi pak penjual kueh,dan oktan bilang,ciek Ong kok ciek Ong,yg arti
nya kueh mangkok ciek Ong.
kami pernah juga punya burung betet,dan burung itu sangat pintar dan setia.Pagi hari sela
lu dilepas dan ia boleh terbang kedunia yg luas,sore hari ia selalu pulang dng berteriak tet tet tet.
Begitulah seterusnya,sampai pada suatu sore ia tidak pulang karena waktu itu hujan deras
sekali.Kami semuanya gelisah memikirkan burung kesayangan itu,dan pagi2 sekali ia da
tang,kami semuanya kesenangan dan cepat2 mengambil jagung supaya ia turun dari atas
genteng.Namun sebelum ia turun,dari belakang ia diterkam kucing.Maka tamatlah riwayat
nya.Ngkoh kita menajamin parang dng maksud mau membunuh kucing itu.Namun apa
daya,tangan tak sampai,karena kucing itu lebih cepat larinya dari engkoh kita.Koh,apakah
masih ingat?
Ciek ingatkah waktu Tjiang Kiem baelang kerumah di jln Amprong,yaitu rumah pak Mu
ridan yg lantainya beluang luang dan gentengnya semua bocor dan temboknya rengat.
Waktu Tjiang Kiem baelang,kita2 rami menilikkin seperti orang desa yg balum pernah
lihat orang.Waktu Tjiang Kiem mau kebelakang,karena ia mau kencing,rami kita besembu
nyian,ada yg dibelakang pintu dan ada yg di bawah ranjang.Tapi Tiang Kiemnya pura2
tidak tahu,meskipun hatinya mungkin rasa di geritikin.
Hokkie,Hokkian dan Maria atau juga Elsie apakah kalian semuanya masih ingat akan
Ciek Puan yg suka ngomel sendirian,karena ia kurang beres.Tugasnya di gereja
mengumpulkan buku nyanyian,menurut nomor buku,sehingga kalau ada yg hilang
ia tahu dan dicarinya sampai dapat.Cobalah ceritakan apa yg kalian masih ingat
mengenai Ciek Puan tersebut,Ciek Lie tunggu jawabannya,mungkin sama dng
ingatan ciek So Lie.
Saya/ciek Solie ingat dulu kita2 masing2 punya ayam dan masing2 menggaduh
ayamnya sendiri2,apalagi kalau behentalu.Hentalunya boleh kita makan atau goreng
sendiri.Akhirnya karena ayam2 kita suka handak dicuntanin maling,maka satu demi
satu terpaksa mamah potong.Mamah bilang,lebih baik masuk perut sendiri,daripada
masuk perut si Maling.Nah saudara2 yg tercinta,sampai disini dulu cerita di masa
kecil,yg mana sampai sekarang sering merupakan kenangan yg manis.Senang ju
ga punya banyak bedengsanak,apalagi kalu rukun dan rancak menulis surat/kabar.
Mamah dan papah kita pasti tersenyum melihat dari atas,dan mungkin beliau bilang
encih hai anak2 ku,papah dan mamah bangga dng kalian2 semuanya.